Jenis dan cara pengendalian hama tanaman duku harus diketahui oleh para petani dan pekebun. Karena ini yang menjadi alasan panen akan berlimpah sehingga keuntungan dari penjualan buah cukup besar.

Akan tetapi tidak semua orang mengetahui jenis hama penyakit tanaman duku. Jika ini saja tidak diketahui, tentang cara pengendaliannya juga tidak akan dipahaminya. Maka dari itu, di bawah ini akan dijelaskan terkait hal tersebut. Ini penjelasannya:

Jenis-Jenis Hama Tanaman Duku

Sebelum melakukan budidaya duku alangkah baiknya mengetahui Jenis hama tanaman duku karena pengendaliannya berbeda-beda. Itu artinya salah penanganan justru hama tidak akan mati malah semakin ganas. Nah ini jenis-jenis tanaman duku yang dimaksud:

1. Kelelawar

Kelelawar adalah hama tanaman buah termasuk tanaman buah duku.  Ini merupakan hama yang sangat bandel sehingga perlu dilakukan penanganan yang serius. Jika tidak dilakukan jangan harap petani mendapatkan buah matang yang utuh.

Karena sejatinya hewan terbang malam ini memakan buah matang langsung dari pohonnya. Mereka tidak hanya melukai hingga tinggal sisa, kadang buah juga dijatuhkannya. Ini yang membuat potensi panen besar menjadi gagal.

2. Kutu Perisai

Hama penyakit tanaman duku yang selanjutnya adalah kutu perisai. Ini adalah hama yang juga harus diperhatikan perkembangannya. Karena potensi untuk mematikan tanaman duku sangat tinggi.

Hewan ini lebih suka menyerang bagian daun dan batang. Sehingga buah dan bunga selamat darinya. Akan tetapi jika hewan ini sudah menyerang, maka dua unsur tanaman tersebut akan rusak. Yang artinya pertumbuhan tanaman menjadi terhambat.

Oleh sebab itu, kutu perisai tetap hama yang harus disingkirkan dari tanaman. Apalagi tanaman duku yang memang terkenal rawan dan rentan dari hama. Jika tidak dilakukan, jangan harap akan mendapatkan panen yang memuaskan.

3. Kumbang Penggerak Buah

Hama tanaman duku yang juga menjengkelkan adalah Kumbang Penggerek Buah. Dari namanya saja sudah ketahuan kalau hewan ini merupakan pencuri buah yang ulung.

Serangga ini biasanya mengincar buah duku yang sudah masak. Setelah menemukannya, langsung ia membuat lubang di sana dan mendiaminya beberapa saat. Nah, jika buah terkena air hujan, maka akan langsung busuk.

Hewan ini bersifat bergerombol. Sehingga dikhawatirkan buah bisa habis jika hama tidak segera dimusnahkan.  Oleh sebab itu, lakukan pengendalian yang tepat yang sebagiannya akan dijelaskan di bawah.

4. Kutu Putih

Hama tanaman buah duku yang terakhir adalah kutu putih. Ini merupakan hama yang juga menjengkelkan apalagi hewannya hampir tak kasat mata saking kecilnya.

Hewan ini lebih senang menutup kuncup daun. Bahkan sering kali merusak daun tunas yang masih mudah. Oleh karena itu pertumbuhan tanaman menjadi terhambat. Ini juga berpotensi untuk membuat petani gagal panen.

Cara Pengendalian Hama Tanaman Duku

Setelah mengetahui jenis hama tanaman, maka berikut ini akan dijelaskan cara pengendaliannya. Ini dia cara pengendalian yang kami maksud:

1. Mengendalikan Kelelawar

Untuk mengendalikan hama kelelawar, tidak perlu dilakukan penyemprotan dan selainnya. Karena ini tidak akan berfungsi maksimal.

Justru hewan ini harus dikendalikan dengan cara ditangkap. Caranya dengan membuat jebakan di pohon seperti jaring laba-laba yang rapat. Sehingga ketika kelelawar datang untuk mencuri buah, bisa terjerat oleh jaring tersebut.

2. Mengendalikan Kutu Perisai

Untuk mengendalikan Kutu Perisai, harus dilakukan perawatan yang lebih detail. Salah satunya dengan melakukan sanitasi tanaman dan pemeliharaan yang lainnya.

Anda juga bisa menyemprotkan insektisida tertentu pada tanaman, jika ingin melakukan pencegahan. Namun kadarnya harus pas supaya tidak menimbulkan eek panas berlebih pada daun dan unsur yang lain.

3. Mengendalikan Kumbang Penggerek Buah

Cara mengendalikan kumbang penggerak buah lebih detail lagi. Yang pertama adalah harus dilakukan sanitasi tanaman dengan baik dan berkelanjutan.

Sedangkan jika hama sudah kadung menyerang, maka cegah pertumbuhannya dengan menyemprotkan inseksida khusus. Biasanya tipe yang digunakan adalah Canon 20 EC.

Sekalipun penyemprotan inseksida dianjurkan tetap kadar yang digunakan sesuai dengan kebutuhan. Karena jika terlalu berlebihan atau kurang, efeknya akan sia-sia. Justru tanaman bisa terganggu. Maka dari itu gunakan zat yang kadarnya 2-3 cc/liter saja.

4. Mengendalikan Kutu Putih

Hama terakhir yang harus dimusnahkan sebelum tanaman buah duku benar-benar rusak adalah Kutu Putih. Cara pengendalian yang pertama adalah pastikan tanaman bersih dan terawat dengan baik

Silakan pangkas daun jika sudah terlalu bergerumbun. Karena selain tidak enak dilihat, itu juga bisa dijadikan tempat hama berkembang biak.

Cara selanjutnya adalah silakan pilih taman duku yang varietas resistan. Karena ini lebih kuat pada serangan hama Kutu Putih. Jika masih belum juga berpengaruh, silakan semprotkan insektisida dengan tipe khusus.

Itulah penjelasan singkat terkait dengan hama dan cara pengendalian hama untuk tanaman buah duku. Semoga ada manfaatnya untuk para petani dan pekebun terutama yang sudah siap-siap untuk menanam buah ini.

Baca Juga : Cara Budidaya Tanaman Sawo